You Visitors Number:
Hit Counter by Digits

Since December 1st 2009

CONTENT

JOLW EDISI PERDANA [6]
Berisi artikel JOLW EDISI PERDANA
JOLW edisi2 [7]
BERISI ARTIKEL JOLW EDISI KEDUA
JOLW EDISI KEEMPAT [7]
Berisi Artikel EDISI KEEMPAT
JOLW EDISi KELIMA [6]
Berisi Artikel JOLW EDISI KELIMA
JOLW EDISI KEENAM [6]
Berisi Artikel JOLW EDISI KEENAM
JOLW EDISI KETIGA [5]
Berisi Artikel JOLW EDISI KETIGA
JOLW EDISI KETUJUH [5]
Berisi artikel edisi ketujuh

POLLING

Rate my site
Total of answers: 61

SEDANG ONLINE


Total online: 1
Guests: 1
Users: 0

Login form


TELAH TERBIT BUKU BARU
LOCAL WISDOM

DAFTAR ISI JURNAL

Main » Files » JOLW EDISI KETUJUH

APLIKASI LANGGAM ARSITEKTUR MELAYU SEBAGAI IDENTITAS
[ Download full text(PDF File) (147.0Kb) ] 2011-10-15, 7:25 PM
Abstract

Perkembangan kota yang berkelanjutan (sustainable city) merupakan suatu proses
kompleks yang melibatkan serangkaian interaksi berbagai aspek seperti ekonomi,
lingkungan, dan sosial budaya dalam kehidupan komunitas kota. Aristektur
merupakan salah satu bagian yang paling dominan dalam membentuk wajah dan
identitas kota serta mempengaruhi kualitas hidup masyarakan kota. Dalam konteks
arsitektur dan desain perkotaan, arsitektur berkelanjutan (sustainable architecture)
dapat dicapai jika aspek budaya dan ekologi disinergikan sebagai dua hal yang saling
melengkapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan langgam
arsitektur melayu dalamdesain bangunan kontemporer di kota Pekanbaru. Identifikasi
didasarkan pada dua variable yaitu, aspek budaya yang menjelaskan penggunaan
langgam arsitektur melayu sebagai identitas kota dan kawasan dan aspek ekologi
yang merefleksikan penggunaan elemen arsitektur melayu dalam merespon kondisi
lingkungan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif yang
menggambarkan penggunaan langgam arsitektur melayu di kota Pekanbaru. Dari
penelitian ini diketahui bahwamayoritas desain bangunan kontemporermenggunakan
langgam arsitektur melayu secara tidak tepat menurut filosofinya dan lebih
memprioritaskan aspek identitas daripada aspek ekologi dalam merespon kondisi
lingkungan. Hasil studi juga mengidentifikasi perberbedaan antara bangunan milik
pemerintah daerah dan bangunanmilik swasta dalampenggunaan langgamarsitektur
melayu.
Keywords – langgam arsitektur melayu, kearifan lokal, identitas kawasan, kota
berkelanjutan.
Category: JOLW EDISI KETUJUH | Added by: localwisdom
Views: 30274 | Downloads: 2204 | Comments: 47 | Rating: 0.0/0
Total comments: 171 2 »